Sidang Pleno I BPC GMKI Yogyakarta Masa bakti 2022-2024 Bahas Revitalisasi GMKI Secara Programatik

Kategori:
395

Beranda >Berita >Sidang Pleno I BPC GMKI Yogyakarta Masa bakti 2022-2024 Bahas Revitalisasi GMKI Secara Programatik

Yogyakarta – Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Yogyakarta melaksanakan agenda Sidang Pleno I (Satu) di Kaliurang, Sleman, DIY, 21-23 Oktober 2022.

Acara Pleno Satu ini dibuka langsung oleh Ketua Cabang GMKI Yogyakarta Teguh Takalapeta, S.Si. Teol dan dihadiri oleh fungsionaris BPC, BKS PGI-GMKI Lokal Yogyakarta dan Badan Pengurus Komisariat (Bapekom) Se-Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Teguh mengatakan kegiatan ini merupakan hajatan GMKI Yogyakarta untuk merevitalisasikan organisasi dengan menerjemahkan keputusan-keputusan Konfercab GMKI Yogyakarta 2022 secara programatik.

“Sidang Pleno Satu BPC GMKI Yogyakarta ini merupakan hajatan organisasi dalam rangka merevitalisasi GMKI dan juga memperkuat soliditas organisasi dalam menyikapi berbagai dinamika baik internal maupun eskternal,” ungkapnya.

Teguh mengatakan BPC GMKI Yogyakarta di bawah kepemimpinannya selama satu semester ke depan akan berfokus untuk menghidupkan kembali (merevitalisasi) konsolidasi jejaring internal GMKI di Yogyakarta.

“Puji Tuhan kami telah merumuskan berbagai program untuk dilaksanakan setahun ke depan. Namun fokus utama kami satu semester ini adalah konsolidasi menghidupkan kembali (merevitalisasi) jejaring internal GMKI dengan berbagai stakeholder di Yogyakarta. Kita sadar bahwa pandemi cukup menghambat pergerakan organisasi ini dua tahun terakhir. Oleh karena itu, konsolidasi ulang jejaring internal GMKI dengan pemanfaatan akses digital merupakan bagian yang penting dalam menjalankan aktivitas dan rutinitas organisasi,” ujarnya.

Namun Teguh berharap revitalisasi GMKI juga tidak hanya terbatas pada programatik saja, melainkan juga dalam revitalisasi kultur kader sesuai prinsip dan nilai perjuangan GMKI.

Dia juga mengungkapkan spirit Kristen nasionalis dan ekumenis harus direvitalisasi kepada semua kader menjadi roh perjuangan organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Yogyakarta.

“Spirit akan Kristen nasionalis dan ekumenis masih menjadi landasan kami dalam bergerak. Hal ini tentunya penting sebagai identitas dari organisasi ini dalam rangka menyambut mengawal Pemilu 2024 menuju Indonesia Emas 2045,” terangnya.