Talk Show Bersama Gerakan Pemuda GPIB Marga Mulya, Ketua Cabang: Pemuda Kristen Gagal Menghayati Makna Sumpah Pemuda Kalau Tidak Mampu Berkoordinasi dan Bekerjasama

Kategori:
347

Beranda >Berita >Talk Show Bersama Gerakan Pemuda GPIB Marga Mulya, Ketua Cabang: Pemuda Kristen Gagal Menghayati Makna Sumpah Pemuda Kalau Tidak Mampu Berkoordinasi dan Bekerjasama

Yogyakarta – Ketua Cabang GMKI Yogyakarta, Teguh Takalapeta, menjadi salah satu pembicara dalam Talk Show Bincang Gerakan Pemuda yang diselenggarakan oleh Gerakan Pemuda (GP) GPIB Marga Mulya Yogyakarta di Gedung Gereja GPIB MM Yogyakarta pada Jumat (28/10).

Talkshow dengan tema “Masihkah Kita Ber-Sumpah Pemuda” itu dimulai dengan pemaparan peran orang muda Kristen bagi masyarakat dan bangsa oleh Pdt. Risang Eliarso, M. Th (Pendeta GKJ Condongcatur & Dosen STAK Marturia), dilanjutkan dengan pemaparan refleksi dan arah pergerakan pelayanan GMKI Yogyakarta dalam kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan oleh Teguh Takalapeta, S.Si. Teol (Ketua Cabang GMKI Yogyakarta), dan ditutup dengan pandangan peran misioner pemuda gereja oleh Dios Larosa (Ketua Gerakan Pemuda GPIB MM Yogyakarta).

Teguh menegaskan bahwa pemuda Kristen dari gereja manapun khususnya di Yogyakarta akan gagal menghayati sumpah pemuda apabila hanya terjebak dalam perayaan formalitas belaka, tanpa menjiwai bagaimana peran pemuda Kristen yang mampu mencapai persatuan pergerakannya dalam berbagai Kongres Pemuda.

“Dulu, pemuda Kristen bukan hanya mendukung persatuan nasional, tetapi juga mampu bersatu dalam internal Kristen. Hari ini, tembok gereja antar pemuda Kristen sangat tinggi. Butuh semangat melampaui untuk sesama pemuda gereja Kristen bisa berjumpa, berdialog dan membuat karya bersama seputar isu kemasyarakatan dan kebangsaan,” ungkapnya.

Persatuan pemuda Kristen bukan untuk penyeragaman suara Kristen, tetapi untuk dapat berkoordinasi dan bekerjasama dalam orientasi pelayanan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Tidak perlu muluk-muluk harus satu suara, sebab keberagaman itu sebuah keniscayaan. Namun sekurang-kurangnya dapat saling berkoordinasi dan lebih dari itu bekerjasama (berkolaborasi). Yang bisa mencapai titik temu, kita kerjasamakan. Yang berbeda, kita saling menghormati,” lanjutnya.

Di akhir Talk Show, Pemuda Gereja GPIB MM Yogyakarta dan GMKI Cabang Yogyakarta bersepakat untuk terus menjajaki kerjasama positif sebagai kontribusi pemuda Kristen di Daerah Istimewa Yogyakarta.